Proyeksi Peserta Didik Baru Berbasis Data Historis sebagai Upaya Mitigasi Keterbatasan Sarana dan Prasarana Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.64619/v2i1.43Keywords:
Mitigasi Pendidikan , Least Square Method , Proyeksi Peserta Didik , Sarana Prasarana , Time Series ForecastingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membangun model proyeksi jumlah peserta didik baru yang akurat sebagai instrumen mitigasi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Somba Opu. Pertumbuhan penduduk perkotaan yang pesat sering kali memicu krisis daya tampung sekolah yang hanya ditangani secara reaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode peramalan deret waktu (time series forecasting) berbasis regresi linear dan variabel dummy musiman. Data historis selama 14 semester (2019-2025) diolah menggunakan aplikasi SPSS, dengan melakukan eliminasi terhadap data pencilan (outlier) pada periode pandemi tahun 2020 untuk menjaga integritas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dibangun memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,670. Temuan ini mengindikasikan adanya tren pertumbuhan positif yang persisten serta beban puncak (peak load) yang konsisten pada setiap semester ganjil. Proyeksi ini memberikan landasan ilmiah bagi pengelola pendidikan untuk melakukan langkah mitigasi proaktif, baik secara non-struktural melalui rekayasa manajemen ruang maupun secara struktural melalui perencanaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Implementasi model ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan fasilitas belajar yang layak dan proporsional sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.
References
[1] H. A. R. Tilaar, Kebijakan Pendidikan: Pengantar Mewujudkan Pendidikan Nasional yang Demokratis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018.
[2] N. Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2020.
[3] G. Aidarkhanova, C. Zhumagulov, G. Nyussupova, and V. Kholina, “Assessing the impact of demographic growth on the educational infrastructure for sustainable regional development: Forecasting demand for preschool and primary school enrollment in Kazakhstan,” Sustainability, vol. 17, no. 9, p. 4212, 2025, doi: 10.3390/su17094212.
[4] E. Mulyasa, Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2022.
[5] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
[6] R. E. Walpole, Pengantar Statistika, 4th ed. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2017.
[7] M. Arsyad, Metode Statistik untuk Proyeksi Pendidikan. Makassar: Universitas Negeri Makassar Press, 2020.
[8] Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), 2007.
[9] Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kecamatan Somba Opu Tahun 2019–2025 [Dokumen tidak dipublikasikan], 2025.
[10] D. A. Trianggana, “Peramalan Jumlah Siswa-Siswi Melalui Pendekatan Metode Regresi Linear,” Jurnal Media Infotama, vol. 16, no. 2, 2020, doi: 10.37676/jmi.v16i2.1149.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Awi, Nurdin Arsyad, Ahyani Mirah Liani, Husnul Khatimah , Nurul Syahruddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


